KAMPANYE ONLINE
Suatu fenomena yang mulai semarak di negeri kita yaitu kampanye online. Di satu sisi menurut sy suatu kemajuan yg bagus untuk bangsa kita, timbul fenomena di sisi lain yaitu apakah akan mengena kampanye tersebut ke rakyat indonesia????
Mungkin anda punya jawaban nya rakyat kita tidak sepenuhnya menikmati teknologi yg berkembang sekarang ini.
Tapi pemanfaat teknologi untuk hal tersebut sangat – sangat bagus …
ANGGOTA DPRD KAB. BANDUNG BARAT POYO – POYA KE BALI
Dengan dalih berkoordinasi anggota DPRD Ka. Bandung Barat berangkat ke Bali saya bilang sich kereeeen he he he he
untuk apa yach tujuan nya?
Di kutip dari Pikiran Rakyat sich tujuan nya untuk berkoordinasi, masa iya sich yach kok jauh – jauh ke Bali
.
NGAMPRAH ,(PR)
1 Desember 2008
Meskipun di tentang sejumlah elemen masyarakat, DPRD Kab. Bandung Barat tetap melaksanakan kunjungan kerja ke BAli. Yang menarik, kunjungan tersebut hanya bertajuk “konsultasi” dan “koordinasi”. Sedangkan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memilih tidak ikut.
Kunjungan kerja tersebut dibuat menjadi 2 gelombang. Rombongan pertama diberangkatkan Senin (1/12) dini hari, sedangkan rombongan kedua berangkat pada Kamis (4/12). Sikap anggota dewan tersebut, tak ayal membuat sebagian masyarakat Kab. Bandung Barat merasa kecewa sekaligus di khiatani.
“Jika dewan tak membatalkan rencana itu, masyarakat pun bakal mempertimbangkan memilih mereka dalam pemilu mendatang. Ini jelas – jelas menyakiti masyarakat,” ungkap Deni Nursyamsusi, Ketua Forum Partisipasi Perencanaan Pembangunan Bandung Barat (FP3BB) di temui PR di Cililin, Minggu (30/11).
Ia menilai, kunjungan kerja itu takl lain penghamburan biaya di akhir tahun anggaran. Deni juga tak percaya jika kegiatan itu menghabiskan dana :hanya Rp. 250 juat,” Dalam hiotungan nya justru lebih dari itu. Anggota dewan cuma mencari keuntungan dari kegiatan itu. Apalagi tujuannya kalu buat bekal pemilu nanti,” katanya
Saya setuju pisan dengan pendapat tersebut Kang
Lanjut lagi yach
Sebelumnya, pernyataan senada di ungkapkan Ketua Gerakan Masyarakat Madani Indonesia (GMMI) Fajar Taufik. Menurut dia, struktur keuangan Kab. Bandung Barat belum stabil.”Belum saatnya melakukan itu” ujarnya
FPKS tak ikut
Sementara itu, dari total enam fraksi di DPRD Kab. Bandung Barat hanya PKS yang tidak mengikuti kunjungan kerja tersebut. ” Keputusan diambil setelah fraksi berkonsultasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS, Jum’at (28/11) malam ungkap ketua Fraksi PKS, Aam Salam Taufik .
Hal ini dibenarkan Ketua DPD PKS Kab. Bandung Barat Didik Agus Triwiyono. Menurut dia, urgensi kegiatan itu dinilai tak begitu kuat. “Saat bertemu, kami tanya dulu, apa tujuan kunjungan tersebut. Ternyata, konsultasi dan koordinasi. Lho kok, sampai ke Bali? Makanya kami menghimbau fraksi agar tidak ikut. Lagi pula, banyak kegiatan internal partai di sini. Selain itu, kunjuungan kerja itu memberikan dampak psikologis yang kurang bagus di masyarakat,” tuturnya (A-125)
Kereeen setuju dengan PKS dan salut untuk PKS yang mengedepankan kep-entingan rakyat dan profesionalisme top marfkotop dah
Mudah – mudahan partai lain bisa meniru, dan bukan untuk kepentingan partai atau golongan semata tapi tulus untuk kepentingan rakyat disini Saatnya Hati Nurani Bicara \m/
Jangan sampai kata lagu Kang Harry Rusly bener
Pa Kabar Indonesia
Mulai lagi nge blog ahhh mumpung di rumah
ngak enak badan jadi stay di depan komputer.
Banyak lika liku kehidupan yang seperti roda terus berputar kadang diatas kadang di bawah semua harus di syukuri jangan jadi kuffur nikmat, mudah – mudahan kita jadi hamba yang bisa mensyukuri semua nikmat Alloh amiiin.
waduh ngak kuat gw, nanti di sambung lagi kayak nya lemes banget
Berita Duka Kepada Pencinta Situs Esek-Esek Indonesia
Suka dengan situs-situs yang berbau esek-esek semisal 17tahun, duniasex, atau sejenisnya? Mungkin sekarang anda harus mencari cara lain untuk menyalurkan hobi anda tersebut, karena pemerintah AKHIRNYA mengesahkan Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (RUU ITE).
Didalam RUU tersebut terdapat beberapa pasal yang cukup menggigit para pemilik situs yang hot tersebut, yang cuplikannya kurang lebih seperti ini:
Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.
Setiap orang yang memenuhi unsur-unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 ayat (1), (2), (3), (4), 5) dan (6) diancam dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
Wedan negara bisa cepet kaya yach klo bener masuk ke negara dendanya he he he he …
situs Golkar & Depkominfo di-hack atau di-deface
Semenjak disahkannya UU ITE yang membahas tentang cyber law atau hukum di dunia maya, berbagai situs langsung terkena imbasnya yaitu di-hack atau di-deface. Contohnya adalah situs Golkar http://www.golkar.or.id/. Pada bagian Berita International, terdapat foto pakar telematika kita Roy Suryo ditemani dua wanita bule. WOW!
Pada situs tersebut juga terdapat permintaan maaf dari sang dedemit maya (penulis baru tahu ada istilah ini) yang mengaku bukan blogger tersebut kepada para menteri yang isinya kurang lebih seperti ini
“Maap ye pak mentri, om admin, cuma intermesum aje dari eik.. aih intermesso maksudnye, kite2 dukung pak mentri kok..
)”
Selain situs Golkar, dedemit maya yang menamai dirinya sendiri siapakah.akyu@yahoo.com itu juga menghajar situs Depkominfo http://www.depkominfo.go.id/ dengan memasang foto yang menampilkan dada telanjang. Pesan yang ditampilkan disana pun cukup menyentil kuping yaitu :
“Buktikan UU ini dibuat bukan untuk menutupi kebodohan
PULANGLAH- lagu untuk alm. Munir
(Iwan Fals – Album “50:50″)
Padi menguning tinggal di panen
Bening air dari gunung
Ada juga yang kekeringan karena kemarau
Semilir angin perubahan
Langit mendung kemerahan
Pulanglah kitari lembah persawahan
Selamat jalan pahlawanku
Pejuang yang dermawan
Kau pergi saat dibutuhkan saat dibutuhkan
Keberanianmu mengilhami jutaan hati
Kecerdasan dan kesederhanaanmu
Jadi impian
Slank dan Anti korupsi
7 Tokoh Anti Korupsi 2007 – 31 Jan 2008, 06:01 PM
HADIRI AWARD 7 TOKOH ANTI KORUPSI 2007
TGL 29 Januari pagi jam 9.00, Slank menghadiri acara pemberian penghargaan untuk 7 tokoh pendekar anti korupsi versi Majalah Tempo. 7 tokoh tsb adalah petinggi2x di jajaran instasinya. Ada yang dari instansi Pajak, dari LSM Walhi, dari Bea & Cukai dll. Mereka semua melakukan gerakan anti korupsi yang ditularkan kepada pegawai-pegawainya. Slank sebagai group yang konsen dengan kritikan lewat lagu dan liriknya buat semua yang melakukan korupsi di daulat pagi itu untuk menyanyikan lagu2x bernuansa kritikan. 5 lagu dibawakan Slank antara lain Hey Bung, Gosip Jalanan, Birokrasi Kompleks, Tonk Kosonk dsb. Beberapa yang hadir disitu cukup memperhatikan lirik yang dikekuarkan lewat suara KK. Mungkinkah ada yang merasa kena kritik pagi itu???
Yudhie Rumput 31 Januari 2008: 14.10
KURIKULUM ANTIKORUPSI
IDE KPK memasukkan mata pelajaran antikorupsi ke dalam kurikulum pendidikan nasional, mulai tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah lanjutan (SMA), menarik untuk diwacanakan. Meski hal ini baru gagasan, tidak ada salahnya bila pihak Kementerian Pendidikan, parlemen, dan tokoh-tokoh pendidikan ikut membincangkan wacana ini untuk selanjutnya mencari formula implementasi yang tepat. Kita percaya ide ini akan banyak kendala dalam implementasinya. Tetapi siapa tahu, dari sekian tokoh pendidikan, ada yang bisa memberikan formulasi yang pas sesuai keprihatinan yang kini dirasakan KPK, juga seluruh rakyat Indonesia.
Bagaimanapun, korupsi tidak bisa dianggap masalah sepele. Ini sudah menjadi semacam penyakit yang membudaya, yang cara memeranginya tidak bisa sendirian, seperti hanya mengandalkan institusi KPK, tetapi perlu melibatkan seluruh komponen bangsa. Kita percaya memerangi korupsi, seperti yang dilakukan KPK, tidaklah mudah. Justru apa yang dilakukan KPK sering mengundang counter attack dari mereka yang merasa tidak puas atas upaya memerangi korupsi. Bahkan, yang semakin mengkhawatirkan serangan balik terhadap KPK justru lebih sistematis. Hal ini yang menimbulkan tanda tanya; apakah KPK bisa menuntaskan pemberantasan korupsi sampai akar-akarnya?
Belajar dari Pemberantasan Korupsi di Banglades
Minggu (4/2) pagi, rakyat Banglades dikejutkan dengan tayangan televisi yang memberitakan penangkapan lebih dari 13 mantan pejabat dan tokoh berpengaruh. Mereka dituduh melakukan korupsi saat menjabat pada pemerintahan terdahulu. Penangkapan terus berlanjut hingga sedikitnya 50 politisi ditangkap dan diadili.
Penerima hadiah Nobel Perdamaian 2006 yang juga pendiri Bank Grameen, Muhammad Yunus, tidak ketinggalan dalam upaya membawa Banglades keluar dari krisis politik berkepanjangan. Baru-baru ini, Yunus mengumumkan secara resmi pembentukan partai politiknya, Nagorik Shakti (kekuatan rakyat), sebagai sarana pendorong demokratisasi, persatuan, dan pengentasan rakyat dari kemiskinan.
Memupuk Jiwa Antikorupsi
Pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tapi harus bersinergi dengan upaya pencegahan. Karena pencegahan ini tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, maka anak-anak harus menjadi target dan dilibatkan sedini mungkin dengan memberikan norma-norma dan contoh prilaku antikorupsi kepada mereka.
Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga bergerak untuk melakukan upaya pencegahan dengan memberikan pendidikan anti korupsi melalui serangkaian kegiatan sosialisasi.
Menurut Eko Soesamto Tjiptadi, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, upaya memberantas korupsi tidak seperti membalik telapak tangan. “Tidak hanya satu generasi saja, melainkan bisa dua hingga tiga generasi,” katanya.
