Ceps ibo Blog

Selamat Datang Bro…

KURIKULUM ANTIKORUPSI

IDE KPK memasukkan mata pelajaran antikorupsi ke dalam kurikulum pendidikan nasional, mulai tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah lanjutan (SMA), menarik untuk diwacanakan. Meski hal ini baru gagasan, tidak ada salahnya bila pihak Kementerian Pendidikan, parlemen, dan tokoh-tokoh pendidikan ikut membincangkan wacana ini untuk selanjutnya mencari formula implementasi yang tepat. Kita percaya ide ini akan banyak kendala dalam implementasinya. Tetapi siapa tahu, dari sekian tokoh pendidikan, ada yang bisa memberikan formulasi yang pas sesuai keprihatinan yang kini dirasakan KPK, juga seluruh rakyat Indonesia.

Bagaimanapun, korupsi tidak bisa dianggap masalah sepele. Ini sudah menjadi semacam penyakit yang membudaya, yang cara memeranginya tidak bisa sendirian, seperti hanya mengandalkan institusi KPK, tetapi perlu melibatkan seluruh komponen bangsa. Kita percaya memerangi korupsi, seperti yang dilakukan KPK, tidaklah mudah. Justru apa yang dilakukan KPK sering mengundang counter attack dari mereka yang merasa tidak puas atas upaya memerangi korupsi. Bahkan, yang semakin mengkhawatirkan serangan balik terhadap KPK justru lebih sistematis. Hal ini yang menimbulkan tanda tanya; apakah KPK bisa menuntaskan pemberantasan korupsi sampai akar-akarnya?

Kita percaya KPK pun merasakan berat memerangi korupsi, baik dalam tataran teknis maupunmoral.Terlebih,lembaga-lembaga peradilan yang lain kurang sepenuh hati ikut terlibat dalam memerangi korupsi. Karena itu, KPK mencoba menawarkan formula baru dengan cara memasukkan perang melawan korupsi ke dalam kurikulum SD-SMP. Dengan pendekatan ini, ada kepercayaan yang kuat bahwa generasi mendatang lebih waspada terhadap berbagai tindakan yang berbau korupsi.

Memang, untuk pelajaran antikorupsi ini tidak cukup hanya menyentuh aspek kognitif anak, tetapi harus bisa masuk ke wilayah afektif dan psikomotorik. Salah satu yang bisa dilakukan dalam menyampaikan mata pelajaran ini, kelak, dilengkapi dengan rekaman video yang mengisahkan perjuangan KPK memerangi korupsi, termasuk penangkapan para koruptor. Gambar-gambar para koruptor pun bisa ditayangkan di kelas. Cara ini memang terkesan seram, tetapi dengan penayangan gambar ini, anak-anak di kelas bisa tersentuh sisi afektif dan psikomotoriknya. Ada maksud positif yang ingin dipetik dari penayangan gambar para koruptor ini. Para siswa akan merasakan kebencian yang mendalam terhadap para koruptor sehingga pada saatnya mereka berkiprah, mereka secara tidak langsung ikut menj adi motor penggerak perang melawan korupsi. Kini tinggal faktor Depdiknas beserta dukungan dari parlemen dan maupun Presiden untuk mewujudkan gagasan KPK ini. Tidak ada salahnya bila segala sesuatu yang bertujuan baik terus dicoba agar hasilnya bisa lebih maksimal. Tentu, dalam hal ini hasil maksimal dalam pemberantasan korupsi.

Sumber : Harian Seputar Indonesia-21 Mei 2007

Filed under: Anti Korupsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My twitter

Gudang Foto

More Photos
Free Website Hosting
MoneyBux - Trusted PTC site
%d bloggers like this: