Ceps ibo Blog

Selamat Datang Bro…

Selamat Datang Kab. Bandung Barat, Politik, dan Kemiskinan ???

Selamat Datang Kab. Bandung Barat

itu pertama yang saya ucapkan, setelah berdiri apalagi yang kurang ???

Perebutan tahta untuk memimpin Kab. Bandung Barat mungkin itu yang akan terjadi apakah hanya kepentingan golongan saja ???

Silahkan pilih calon yang anda anggap bisa mempin Kab. Bandung Barat anda bisa menentukan hak pilih anda.

Visi Kab. Bandung Barat

Bangkit siap melayani tahun 2008

Dengan berdirinya Kab. Bandung Barat mulai ramai para bakal calon Bupati Bandung Barat dapat kita lihat hampir sepanjang jalan poster-poster dengan ukuran besar di pampang, saya merasa aneh bin heran berapa banyak duit yang keluar untuk hal tersebut?

Mulai kalender yang di edarkan, stiker-stiker yang di pasang di angkot – angkot. Rasanya wow banget biaya yang di keluarkan malah bisa untuk membangun wilayah Kab. Bandung Barat saya kira.

Apakah mungkin tidak ada tuntutan dari golongan nya bila dia terpilih???

Rasanya ngak mungkin dech, sudah mengeluarkan banyak uang kan? Pasti ada embel – embelnya ya itu dia orang yang maju karena uang pasti akan memikirkan bagaimana uang tersebut kembali lagi, coba pikir dengan logika dech???

Dalam politik semua janji-janji bisa di umbar, saya sedih melihatnya banyak rakyat yang di bodohi yang miskin semakin miskin yang kaya semakin kayak tidak ada pemerataan pembangunan.

Sisi baik dari Repelita sudah tidak ada, jaminan keamanan sudah tidak ada, fakir miskin dan anak terlantar di pelihara oleh negara ? iya gitu??

Mudah-mudahan kita bisa memilih pemimpin untuk KBB yang tidak seperti itu, karena bila orang sudah di atas cenderung orang tersebut lupa siapa dirinya pada saat di bawah.

Karena menjadi pemimpin sangat berat, logikanya bila kita bisa memimpin keluarga dengan baik belum tentu kita bisa memimpin orang yang lebih banyak lagi, ratusan, bahkan ribuan. Karena sifat dari yang di pimpin bermacam – macam.

Tapi kita lihat saja jangan menilai pekerjaan seseorang sebelum pekerjaannya selesai …

Filed under: Asal Bicara

11 Responses

  1. sawargi says:

    pilih pemimpin yang benar2 mau membangun KBB. Bukan lagi pemimpin yang hanya bisa jual janji. Gimana bung!

  2. cepsibo says:

    satuju, pilih pemimpin yang demokrat jangan hanya cuap2 aza kyak tong kosong nyaring bunyi nya.

    Muda2an masyarakat KBB bisa memilih wakilnya jangan terbujuk uang saja amien ……….

  3. japra says:

    hebat euy jang ibo geus peduli ka politk daerahna sorangan
    terap keun atuh ilmu ti unpas

  4. Asep says:

    Mudah2 para wakil rakyat & bupati KBB bisa melayani & membangun seluruh rakyat & wilayah/kecamatan KBB secara adil dan merata. Tapi, tolong donk ibu kota KBB jangan di Ngamprah/Padalarang. Padalarang itu sudah maju dan Ngamprah pun sebagai tetangganya akan kena getahnya. Kami lebih setuju kalau ibu kota KBB di Cililin/Cihampelas krn wilayah tersebut berada di pertengahan KBB. Ingat… Wilayah/Kecamatan Cipongkor, Sindangkerta, Gununghalu & Rongga sejak dulu tidak pernah maju-maju karena selalu dianak tirikan. Mudah2an kalau ibu kota di Cililin/Cihampelas segala pelayanan & pembangunan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat/wilayah KBB bukan oleh segelintir orang atau kelompok tertentu

  5. Imas says:

    Kalau ibu kota KBB di Cililin/Cihampelas maka akan berdampak positif bagi perkembangan & kemajuan wilayah-wilayah yg selama ini dianak tirikan, yakni: Rongga, Gununghalu, Cipongkor & Sindangkerta

  6. Asep says:

    Sungguh malang nasib wilayah/masyarakat Kecamatan Batujajar, Cihampelas, Cililin, Gununghalu, Rongga, Cipongkor & Sindangkerta. Maksud hati ingin memisahkan diri dari Kab. Bandung karena selalu menjadi anak tiri, kini setelah memisahkan diri menjadi Kab. Bandung Barat (KBB) yang ibu kotanya di Ngamprah seakan-akan keluar dari mulut harimau jatuh ke mulut buaya. Kenapa? Coba bayangkan, betapa sulit dan riweuhnya masyarakat khususnya Rongga, Gununghalu, Cipongkor & Sindangkerta untuk mendapatkan pelayanan yang dipusatkan di Ngamprah/Padalarang yang jaraknya sangat jauh ditengah-tengah harga BBM yang terus melonjak naik.
    Wilayah Padalarang itu sudah maju dan Ngamprah pun sebagai tetangganya akan kena getahnya, apalagi sebagian besar wilayahnya termasuk dalam KBU. Coba bandingkan dengan wilayah Rongga, Gununghalu, Cipongkor & Sindangkerta tidak pernah maju-maju karena sejak dulu (Kab. Bandung) hingga sekarang (KBB) selalu dianak tirikan.
    Kalau ibu kota KBB di Cililin/Cihampelas, maka akan berdampak positif bagi perkembangan & kemajuan wilayah-wilayah yang selama ini selalu dianak tirikan, yakni Batujajar, Cihampelas, Cililin, Gununghalu, Rongga, Cipongkor & Sindangkerta.
    Sebaliknya, bila Kecamatan Ngamprah betul-betul menjadi ibu kota KBB, ini merupakan kegagalan yang pertama bagi KBB dalam menyatukan perasaan dan hati kami (masyarakat KBB). Selain itu secara kejiwaan, kami masyarakat di Kecamatan Batujajar, Cihampelas, Cililin, Gununghalu, Rongga, Cipongkor & Sindangkerta akan merasa ditinggalkan. Padahal, semangat pemisahan menjadi KBB itu dapur letupannya berada di sana. Bagi kami (masyarakat di tujuh kecamatan tsb), kenyataan ini merupakan kekecewaan babak dua. Pertama merasa disia-siakan oleh Kabupaten Bandung dalam pembangunan wilayah kami, dan kedua, setelah berpisah, kami merasa ditinggalkan saat penentuan ibu kota kabupaten.
    Sekarangpun kami merasa lebih dekat dengan Soreang dari pada Ngamprah atau Padalarang. Dan kadang-kadang kami pun merasa ingin memisahkan diri dari KBB atau bergabung kembali dengan Soreang (Kab. Bandung). Bahkan kadang-kadang kami pun merasa menyesal telah memperjuangkan pembentukan KBB terpisah dari Kab. Bandung.
    Oleh karena itu, kepada para anggota dewan sebagai wakil rakyat & bupati KBB (itupun kalau masih punya hati nurani untuk memperjuangkan rakyat), kami sangat mendukung & berharap agar ibu kota KBB dipindah ke wilayah Cililin/Cihampelas, karena wilayah tersebut berada di tengah-tengah KBB (lihat peta wilayah KBB) sehingga mudah dijangkau dari seluruh kecamatan di KBB. Sebelum penentuan Ngamprah menjadi ibu kota KBB dalam UU Nomor 12/2007, bukankah Kecamatan Cililin juga termasuk kandidat/calon ibu kota KBB. Dan salah satu sebab Ngamprah ditetapkan sebagai ibu kota adalah untuk menyegerakan UU Pemekaran KBB itu terbit. Apalagi Ngamprah itu sebagian besar wilayahnya termasuk dalam KBU. Apakah tidak pernah dipikirkan dampak negatif dalam jangka panjang ke depan jika ibu kota KBB tetap di Ngamprah?. Oleh karena itu, dengan ibu kota KBB di Cililin/Cihampelas mudah-mudahan pelayanan dan pembangunan KBB ini dapat dinikmati oleh seluruh wilayah dan masyarakatnya secara adil dan merata bukan oleh segelintir orang atau kelompok tertentu dan tidak terjadi wilayah yang maju semakin maju sementara wilayah yang belum maju semakin tersudutkan/terpinggirkan.

  7. cepsibo says:

    Terima kasih yang sudah mampir di blog sy walau jarang di update tapi nu datang mah aya wae geuning😀

    Melihat dari comment yg datang memang benar itu semua fakta dan kenyataan hanya daerah tertentu yg ada di kab. Bandung Barat yang maju dilihat dari berbagai segi tentunya.

    Coba kita lihat di daerah Cililin ke sana memang harus di akui jarang terjamah sy waktu maen ke sana juga memang seperti itu kenyataan nya. Kadang sy berfikir apakah tepat otonomi daerah klo seperti ini????

    Perkembangan yg pesat di berbagai aspek tentu menuntut seluruh masyarakat untuk mengikutinya bila tidak apa kata dunia ….😀

    Dengan adanya pencalonan legislatif tentu banyak para Caleg yang nomor nya di nomor wahid memasang janji entah terbukti atau tidaknya yach untung urang mah no bontot he he he he

    Para caleg banyak yg pensiunan PNS kebanyakan di lingkungan pendidikan seperti mantan KEPSEK, sudah pengsiun mau gawe apa?? bosen mereun cicing di imah jd weh nyalon keun betul???

    Dilihat dari peta politik yang ada sekarang orang tambah bingung milih kayak nya, da partai na ge loba pisan pusing liat nya juga.

    Disini harus di cermati, para tokoh politik banyak tinggal di daerah yg maju tersebut sebagai contoh batujajar lah kang/ mba/ teteh betul???

    Mungkin disini lah kemajuan itu begitu pesat terjadi, leres teu ???

    Mudah2an saran yg ada di blog saya ada yg melihat dan merenungkan sehingga membawa angin segar bagi daerah2 yg kurang di perhatikan di Kab. Bandung Barat khususnya.

    Saatnya sekarang orang2 muda maju memimpin jgn hanya yg sudah uzur yg bersemangat, cing maju atuh budak ngora teh bangun putra putri pertiwi. Jangan hanya diam melihat ke bobrokan yg terjadi sekarang otonomi KKN semakin kental, kita sebagai generasi muda harus berfikir yg positif jgn yg negatif wae demi kekuasaan bukan demi rakyat demi kepentingan sesaat yg hanya akan membawa kesengsaraan kepada anak cucu kita.

    Harus di akui sekarang ingin punya jabatan sogok sana sogok sini, birokrasi yang komplek semakin menjadi.

    Untukmu Negeri
    Iwan Fals ( Album Suara Hati 2002 )

    Perihnya masih terasa
    Sakitnya tak terhingga
    Nafsu ingin berkuasa
    Sungguh mahal ongkosnya

    kita renungkan penggalan tersebut jangan takut untuk berkata benar itu baru jebolan FISIP UNPAS jgn cuma diam

  8. yedzdhot says:

    Tolong diperhatikan 7 kecamatan yang dapat dikatakan memberi dampak yang besar dalam hal aset pembangunan di KBB diantaranya :
    1. Batujajar
    2. Cihampelas
    3. Cililin
    4. Sindangkerta
    5. Cipongkor
    6. Gunung Halu
    7. Rongga
    Jangan terus terfokus kepada daerah-daerah yang sudah di katakan cukup maju maka lihatlah dari banyaknya masyarakat yang memiliki harapan tinggi kepada KBB.
    .terima kasih.

  9. Dhie@UNJANI says:

    Otonomi Daerah perlu di jalankan dengan sebaik-baiknya, Dalam genggaman putra Daerah harapan-harapan tersimpan untuk ikut serta membangun KBB yang tercinta, Mari Kita Bangkit bersama…..Hidup Bandung Barat.

    Biarkan Putra Daerah Membangun

  10. Wahyu says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Saya, Wahyu Supriantono, dipercayakan oleh Partai Pelopor (22) untuk mewakili Daerah Pemilihan II (Kab. Bandung Barat) dalam PEMILU 2009 untuk DPR-RI.

    Saya sedang research tentang Kab. Bandung Barat.
    Apabila saya terpilih janji saya terhadap RAKYAT Kab. Bandung Barat tidak muluk-muluk. Saya ingin berperan aktif membawa SUARA RAKYAT Kab. Bandung Barat di dalam kancah KONSEP KESEJAHTERAAN RAKYAT di Republik Indonesia tercinta.

    Mohon dukungan dan support.

    Wassalam,

    Wahyu

    • cepsibo says:

      He he he terima kasih telah berkunjung ke blog sy

      Saya juga mohon dukungan nya dari HANURA untuk maju sebagai CALEG No. 8 di DAPIL II Kab. Bandung Barat (Batujajar, Cihampelas dan Cililin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My twitter

Gudang Foto

More Photos
Free Website Hosting
MoneyBux - Trusted PTC site
%d bloggers like this: