Ceps ibo Blog

Selamat Datang Bro…

Perbedaan antara jantan dan betina

  • Pada jantan terdapat scrotum diluar tubuh yang disebut ‘ball’. Pada betina terdapat pouch yang berfungsi untuk membesarkan anak (joey) yang baru saja lahir.
  • Pada jantan terdapat celah kelenjar bau dileher yang berfungsi untuk menandakan wilayah teritorinya selain air seni.

Filed under: ALL ABOUT SUGAR GLIDER, HEWAN PELIHARAAN

Prilaku Sugar Glider

SG termasuk binatang nocturnal, artinya aktif dimalam hari jadi kalau mau menjinakkan SG disarankan mengajak main disiang hari tapi ingat SG tidak bisa melihat langsung ke sinar matahari karena bisa terancam buta.
Agar SG jinak, kita harus sering ‘bermain’ dengan mereka, proses ini disebut bonding yaitu proses pengenalan SG kepada pemiliknya. proses bonding bisa bermacam-2, seperti sering mengajak SG bermain dengan kita, proses handfeed (memberikan makanan kepada SG langsung dengan tangan kita), meletakkan baju (kolor juga boleh hihihihi) kedalam kandang (yang berguna agar SG mengenali bau tubuh kita).

Apabila SG merasa terganggu atau terancam, dia akan mengeluarkan bunyi seperti mendengung jangan dipaksa disarankan untuk menghabiskan waktu minimum 2 jam/hari dan siap2 tangan anda gores2 sewaktu SG mencoba menjelajah ke tangan.

Para pemilik SG disini rata-rata memberikan anak-anaknya dengan bubur beras merah untuk bayi kepada SG kadang – kadang dengan dicampur dengan madu atau yoghurt.  SG juga membutuhkan minuman,  Air bersih harus disediakan sepanjang hari (disarankan air mineral/yang telah melalui proses penyulingan) atau juice buah, dan bisa diletakkan di dalam tempat minum untuk hamster (disarankan juga yang ada bola nya agar air tidak mengotori kandang) atau bisa diletakkan dalam wadah kecil yang berat sehingga tidak mudah tumpah pada saat sugar glider bermain-main,   selain itu makanan yang diberikan bisa berupa buah-buahan dan serangga. Buah yang bisa diberikan seperti pepaya, pisang, anggur, melon, apel, pear, dll sangat disukai oleh sugar glider. Hindari buah yang berasal dari jenis jeruk, alpukat, dan bangsa bawang2an karena bisa membahayak kesehatan sugar glider. Selain itu bisa juga diberikan umbi2an seperti bengkoang, wortel rebus, ubi rebus.  Sugar glider setiap hari membutuhkan protein dalam jumlah yang cukup besar (mencapai 40%). Oleh karena itu jika memberikan buah-buahan bisa diberi tambahan berupa serangga (jangkrik, belalang) dan ulat untuk memenuhi kebutuhan proteiinnya. Jenis makanan yang diberikan sebaiknya bervariasi. Misalnya di lakukan rotasi setiap 3 hari, yaitu buah2 dengan serangga, sayur (wortel rebus) dengan ulat, dan jangkrik.  Jenis2 ini selalu diberikan secara bergilir untuk memenuhi kebutuhannya. Jika mendapatkan diet yang benar sugar glider akan hidup dengan sehat .

pee dan pupnya tidaklah berbau, selama kita memberikan makanan yang cocok untuk mereka, apabila kita memberikan makanan dan minuman yang mengandung banyak protein (seperti ulat dan jangkrik walau ini adalah makanan kesukaaan mereka) pee dan pup nya cenderung akan lebih ber ‘aroma’.

Filed under: ALL ABOUT SUGAR GLIDER, HEWAN PELIHARAAN

Sugar Glider

Nama Latin       : Petaurus Breviceps
Asal lokasi         : Indonesia, Australia, Papua.
Badan                  :12.7cm  Ekor: 15cm
Berat                    : Jantan140g Betina120g
Umur Dewasa   : Jantan 2 tahun; Betina 7-15 bulan karena umur 1 tahunpun sudah dewasa kelamin..tetap jangan dikimpoi dulu
Jumlah anak     : 1-2, bisa 3 ekor meskipun jarang
Masa Hamil       : 14-16 hari
Musim kimpoi  : tidak ada musim tertentu
Makanan            : Elm Sap, Pollen, Madu, Serangga

Sugar glider adalah mamalia marsupial, seperti kangguru. Mamalia marsupial hanya menghabiskan waktu yang singkat perkembangan di dalam perut ibunya dan sangat kecil pada saat lahir. Setelah lahir, bayi marsupial akan merangkak ke kantong ibunya dan pemberian makanan lewat susu ibunya dan terus tumbuh dan berkembang.

Masih banyak orang yang tidak mengerti dan mengenal akan hewan yang disebut dengan sugar glider ini. Sugar glider sendiri merupakan hewan asli Indonesia, yaitu di daerah Irian. Penyeberannya meliputi Australia, Irian Jaya, dan Papua Nugini. Di luar negeri, khususnya di Amerika, sugar glider sendiri sudah menjadi hewan peliharan eksotis yang banyak diminati. Bahkan banyak para breeder yang sudah berhasil dan menghasilkan strain2 warna yang baru. Sedangkan ironisnya, di Indonesia sendiri sugar glider belum dikenal oleh masyarakat. Hewan ini bukan termasuk hewan yang dilindungi.
Nama Sugar glider sendiri awalnya berasal dari kata Sugar karena hewan ini sangat suka dengan madu atau sesuatu yang rasanya manis. Sedangkan glider berasal dari adanya membran yang ada pada kedua sisi tubhnya yang digunakan untuk gliding (melayang) dari pohon satu ke pohon yang lain. Banyak orang-orang yang ketika pertama kali melihat Sugar Glider menyebutnya sebagai tupai terbang atau bajing loncat. Padahal keduanya merupakan subclass yang berbeda. Sugar glider sendiri memang tergolong dalam kelas mamalia, tapi merupakan hewan marsupilia (hewan berkantung). Selain itu hewan ini juga merupakan hewan nocturnal, dimana mereka aktif hanya pada malam hari dan menghabiskan waktu di siang hari untuk tidur dalam sarangnya.

Habitat aslinya adalah daerah hutan, khususnya pada bagian2 puncak pohon dimana mereka bisa menemukan lubang untuk membuat sarangnya. Sugar glider sendiri tergolong sebagai hewan omnivora (pemakan segala). Dihabitat aslinya sugar glider biasanya mengkonsumsi nektar (serbuk sari bunga), buah2an, dan berbagai macam serangga. Tidak jarang anak burung juga menjadi sasaran mereka. Sugar glider merupakan hewan sosial yang hidup dalam suatu koloni/kelompok. Oleh karena itu untuk memilhara seekor sugar glider kita harus mempunyai waktu yang cukup untuk bermain-main dengan mereka. Jika kita tidak memiliki waktu yang cukup sebaiknya kita memelihara sugar glider paling sedikit 2 ekor, karena umumnya sugar glider yang dipelihara secara solitaire/ sendiri menjadi stress biasanya tidak bisa bertahan lama. Di alam liar umur sugar glider bisa mencapai 5-7 tahun. Sedangkan dengan perawatan yang baik sugar glider bisa hidup hingga mencapai usia 15 tahun.

Seekor sugar glider dewasa berukuran 5-6 inci, dengan panjang ekor yang sama dengan badannya, dimana ekor ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan. Selain itu ekor juga berfungsi untuk mengangkat bahan2 yang digunakan untuk membuat sarang (ranting dan daun kering). Ekor ini tidak cukup kuat untuk menahan berat tubuhnya sehingga hindari untuk mengangkat sugar glider pada bagian ekornya.

Pemeliharaan sugar glider sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit jika mengerti dan meperhatikan sifat-sifat dari hewan ini. Sifat sosial dari sugar glider memungkin mereka menjadi peliharaan yang bisa dekat dengan pemiliknya. Sugar glider yang sudah dekat dengan pemiliknya bahkan akan menganggap sang majikan sebagai suatu shelter dimana dia bisa mendapatkan perlindungan ketika dia merasa terancam, dan akan selalu mengkikuti kemanapun majikannya pergi.

Filed under: ALL ABOUT SUGAR GLIDER, HEWAN PELIHARAAN

More Info Chat with Me

Gateway Pulsa Elektrik via YM

Mau Dapet Uang Dari Twitter

SponsoredTweets referral badge

Arsip Ceps Ibo

Kategori

http://iwanfalsmania.blogspot.com
My Popularity (by popuri.us)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 355 other followers

RSS Unknown Feed

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

My twitter

Gudang Foto

Free Website Hosting
MoneyBux - Trusted PTC site
%d bloggers like this: